PERANAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAMMENGEMBANGKAN POTENSI BAKAT DAN MINAT BELAJAR SISWA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan bimbingan konseling di MTs. Assa'adah II Bungah Gresik, 2) Kualitas pengembangan potensi bakat dan minat belajar siswa di MTs. Assa'adah II Bungah Gresik, 3) Peranan guru bimbingan konseling dalam mengembangkan potensi bakat dan minat belajar siswa di MTs. Assa'adah II Bungah Gresik.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis data kualitatif Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan bimbingan konseling di MTs. Assa'adah II Bungah Gresik dilakukan melalui mata pelajaran bimbingan konseling di dalam kelas, dengan fokus pada peminatan penjurusan untuk siswa kelas IX yang akan melanjutkan ke jenjang SLTA. 2) Kualitas potensi bakat dan minat belajar siswa di MTs. Assa'adah II Bungah Gresik sangat baik, dibuktikan dengan prestasi yang diperoleh siswa dalam berbagai perlombaan akademik maupun non-akademik. Pengembangan potensi bakat dan minat belajar siswa disalurkan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan Bimbingan Prestasi (Bimpres). 3) Peranan guru bimbingan konseling dalam mengembangkan potensi bakat dan minat belajar siswa di MTs. Assa'adah II Bungah Gresik adalah dengan memberikan motivasi dan arahan, membantu memahami perkembangan siswa, serta memberikan pelayanan khusus terutama bagi siswa kelas IX yang akan melanjutkan ke jenjang SLTA melalui tes bakat, tes minat, dan konsultasi jurusan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Amani. (2018). Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Memotivasi Belajar Siswa SMP N 15 Yogyakarta. Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15(1).
Anggraini, I. A., Utami, W. D., & Rahmah, S. (2020). Analisis Minat dan Bakat Peserta Didik Terhadap Pembelajaran. Terampil, 7(1).
Ali, M., & Asrori, M. (2005). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Sinar Grafika Offset.
Fauziah, A. (2017). Hubungan Antara Motivasi Belajar dengan Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN Poris Gaga 05 Kota Tanggerang. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 4(1).
Febriyani, F. (2018). Peran Pembacaan Asmaul Husna dalam Pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Negri Sidoarjo (Skripsi). Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya.
Gumilang, G. S. (2016). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Bidang Bimbingan dan Konseling. Jurnal Focus Konseling, 2(2).
Hidayat, D. R., & Herdi. (2014). Bimbingan Konseling Kesehatan Mental di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Islamuddin, H. (2012). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Kamaluddin. (2011). Bimbingan dan Konseling Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(4).
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.). Peran. Diakses pada 20 Agustus 2021 dari http://kbbi.web.id/peran.
Nurihsan, A. J. (2014). Bimbingan dan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung: PT. Refika Aditama.
Pratiwi, N. K. (2015). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Perhatian Orang Tua dan Minat Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMK Kesehatan di Kota Tanggerang. Jurnal Pujangga, 1(2).
Rahmat, P. S. (2018). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Salahuddin, A. (2010). Bimbingan dan Konseling. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Suyono, & Hariyanto. (2016). Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Belajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syakur, M. (2013). Psikologi Pendidikan dan Belajar. Gresik: STAI-Q Press.
Undang-Undang Dasar Sistem Nasional Nomor 20. (2013).
Yusuf, S. (2005). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.