METODE PEMBELAJARAN SOROGAN DALAM UPAYAMENINGKATKAN KUALITAS MEMBACA KITAB SANTRI DI PONDOK PESANTREN QOMARUDDIN

Main Article Content

Sunarto, M.Pd. NIDN : 2109027301
Amanatun Nafisah NIM : 2019.59.01.3508
Feni Faiqotul Mufarrohah NIM : 2019.59.01.3520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui apa yang dimaksud dengan metode sorogan, 2) Mengetahui upaya meningkatkan kualitas membaca kitab santri di Pondok Pesantren Qomaruddin, 3) Mengetahui peningkatan kualitas membaca kitab santri melalui metode pembelajaran sorogan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Metode sorogan adalah metode pembelajaran di pesantren tradisional dimana santri menghadap kiai atau ustadz satu per satu untuk membaca dan mengkaji kitab bersama-sama, 2) Upaya meningkatkan kualitas membaca kitab di Pondok Pesantren Qomaruddin dilakukan dengan metode sorogan yang dilaksanakan 2 kali dalam 1 minggu, serta kegiatan takhasus dan hafalan mufrodat, 3) Melalui metode sorogan, kualitas membaca kitab santri meningkat karena adanya bimbingan intensif dari ustadz dan santri dapat belajar mandiri sesuai kemampuan masing-masing. Namun masih terdapat beberapa kendala seperti santri kurang aktif, penguasaan nahwu-shorof yang minim, dan waktu pembelajaran yang kurang efisien.

Article Details

How to Cite
“METODE PEMBELAJARAN SOROGAN DALAM UPAYAMENINGKATKAN KUALITAS MEMBACA KITAB SANTRI DI PONDOK PESANTREN QOMARUDDIN”. Forum Peneliti Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (December 30, 2022): 88 Halaman. Accessed May 18, 2026. https://teliti.e-jipi.com/index.php/FPFTUQ/article/view/34.
Section
Articles

How to Cite

“METODE PEMBELAJARAN SOROGAN DALAM UPAYAMENINGKATKAN KUALITAS MEMBACA KITAB SANTRI DI PONDOK PESANTREN QOMARUDDIN”. Forum Peneliti Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (December 30, 2022): 88 Halaman. Accessed May 18, 2026. https://teliti.e-jipi.com/index.php/FPFTUQ/article/view/34.

References

Adi, S. (2014). Pengertian-peningkatan-menurut-para-ahli. Diakses dari http://www.duniapelajar.com/2014/08/08.

Ari Dwi Jayanti. (2008). Diakses dari http://digilib.uinsby.ac.id/1318/3/Bab%202.pdf.

Djabir, A. R. (2014). Dinamika Pondok Pesantren Qomaruddin. Gresik: YPP. Qomaruddin.

Djabir, A. R. (2013). Kepesantrenan Tradisi Pesantren Ditinjau dari Berbagai Aspek. Gresik: STAI-Q Press.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES, anggota Ikapi.

Feigenbaum. (2015). Pengertian-kualitas-menurut-pakar. Diakses dari http://www.pengertianpakar.com/2015/05/.

Hayati, E. S. N. (2019). Penerapan Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Pemahaman Kitab Bulūgul Marām. 10-13.

Muflihatus Sakinah. (2020). Peran Pondok Pesantren dalam Mencetak Generasi yang Tangguh dalam Bermasyarakat. Gresik, hlm. 48-50.

Nurul Haq, D., & Kurniawan, A. (2020). Metode Sorogan. Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah: CV. Amerta Media.

Ramadhani, R. Iman kepada kitab Allah. Diakses dari https://cerdika.com/rukun-iman/kepada-kitab-allah Pengertian_Kitab pada 28 Maret 2021, pukul 15.31.

Suharto, B. (2011). Dari Pesantren Untuk Umat. Surabaya: IMTIYAZ Surabaya.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV