PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU FIQIH TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi kepribadian guru fiqih terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Hidaayah Kemangi, Bungah, Gresik. Kompetensi kepribadian guru fiqih dianggap sebagai faktor penting dalam membentuk kepribadian siswa dan mendorong keaktifan mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, serta pengumpulan data melalui angket, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kompetensi kepribadian guru fiqih terhadap tingkat keaktifan belajar siswa, terutama dalam hal keterlibatan siswa di kelas, motivasi belajar, dan penerapan materi fiqih dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi kepribadian guru fiqih diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan memotivasi siswa.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
jamarah, S.B. (1994). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Mulyasa, E. (2007). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Purwanto, N. (2013). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arifin, H.M. (1991). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bina Aksara.
Zakiyah Daradjat. (2002). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Oemar Hamalik. (2008). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardiman. (2001). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.